Sampah-sampah Berumah di Bira

Sampah-sampah Berumah di Bira   sampah-sampah sampai ke pantai bira di bawa serakah dari jauh dua pohon di jembatan pelangi roboh menghantam segala bebal, juga angkuh angin tiba di pu...

Sampah-sampah Berumah di Bira
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Sampah-sampah Berumah di Bira


 

sampah-sampah sampai ke pantai bira
di bawa serakah dari jauh

dua pohon di jembatan pelangi roboh
menghantam segala bebal, juga angkuh

angin tiba di pusat kota, menerbangkan apa saja
kecuali kerakusan

hujan terus saja tiba di atas senk berwarna cokelat, hentakkan rindunya
bangunkan seisi rumah dari rasa nyaman

beburung terbang entah
anak kucing berlari ke kolong ranjang

sekumpulan pemuda gagal menggelar pasar
cuaca sedang buruk di kepala

seorang tua, berjalan ringkih ke tepi selokan
air sedang berwarna kopi susu

ia tumpahkan apa saja ke dalam selokan
juga isi kepalanya

di bira, isi kepala tetua itu berhamburan
hitam pekat

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2