Pengaruh Suhu terhadap Ekosistem Plankton di Perairan

Klikhijau.com - Karakter Plankton sebagai salah satu tokoh di film kartun anak-anak sudah tidak menjadi asing lagi. Plankton yang digambarkan sebagai makhluk kecil berwarna hijau ini dapat ditemukan d...

Pengaruh Suhu terhadap Ekosistem Plankton di Perairan
Bacakan Artikel
Faiza

Mahasiswa Magang Klikhijau, dari Prodi Sosiologi UNM

Plankton merupakan makhluk yang menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Untuk itu, beberapa faktor pendukung atas perkembangan plankton pada ekosistem air penting untuk dijaga.

Faktor pertumbuhan plankton

Faktor pertumbuhan plankton terbagi atas aspek fisika-kimia dan  biologi. Dari aspek fisika-kimia, faktornya adalah intensitas cahaya, ketersediaan unsur hara nitrogen dan fosfor, oksigen terlarut dan stratifikasi suhu pada air. Sedangkan pada aspek biologi terdiri atas aktivitas pemangsaan oleh hewan, dekomposisi dan mortalitas alami.

Semua organisme yang hidup di laut memiliki sifat poikilotermik yang tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Sehingga organisme laut sangat bergantung pada suhu air tempat mereka hidup. Suhu menjadi salah satu faktor fisika yang paling banyak mempengaruhi kehidupan organisme di perairan, termasuk plankton.

Peran suhu dalam ekosistem ialah mengatur proses kehidupan dan penyebaran organisme. Selain  itu, suhu juga berpengaruh terhadap komposisi serta kelimpahan plankton. Adapun suhu pada air laut dipengaruhi oleh kondisi atmosfer, dinamika arus, dan faktor geografis.

Terjadinya pemanasan global telah berdampak pada perubahan suhu yang tidak stabil, terutama pada suhu di permukaan laut. Kenaikan suhu yang terjadi pada akhirnya mempengaruhi sifat fisik dan kimiawi pada kualitas air dan biota akuatik.

Apabila perubahan suhu lebih tinggi dari suhu ambang batas atas (upper lethal limit) hal tersebut dapat menyebabkan kematian massal organisme. Terjadinya penurunan suhu air apabila suhu lebih rendah dari ambang batas bawah (lower lethal limit) juga dapat mengakibatkan kematian massal organisme air.

suhu yang optimal untuk keberlangsungan hidup plankton adalah berkisar antara 29-30º C dengan pH air yang berkisar antara 8,05-8,13. Adapun berdasarkan batas baku mutu air laut yang ditetapkan pada Kep.51/MENKLH/2004, toleransi suhu yang baik untuk plankton adalah 30,5ºC.

Pengaruh suhu terhadap plankton

Secara langsung, pengaruh suhu terhadap plankton ialah dapat meningkatkan terjadinya reaksi kimia, sehingga dari reaksi tersebut mempengaruhi peningkatan laju fotosintesis dengan kenaikan suhu dari 10ºC hingga 20ºC. Adapun pengaruh suhu secara tidak langsung ialah kelimpahan plankton menjadi berkurang akibat suhu semakin menurun dan kerapatan air semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya kedalaman perairan, peningkatan daya akumulasi serta daya racun berbagai zat kimia dan menurunnya kadar oksigen dalam air laut.

Selain itu adanya kenaikan suhu air dapat mengakibatkan kecepatan proses metabolisme pada tubuh organisme semakin tinggi, meningkatnya kelarutan logam dalam air serta mengurangi kelarutan gas dalam air salah satunya adalah gas oksigen.

Gas oksigen merupakan unsur utama dalam proses respirasi bagi organisme di laut, dengan meningkatnya suhu pada air laut, kadar oksigen yang tersedia pada perairan jadi sedikit sehingga organisme akan mati akibat kekurangan oksigen.

Sumber buangan air panas ke ekosistem laut juga telah memberikan dampak buruk pada spesies plankton. Limbah panas yang dibuang ke badan perairan menyebabkan kualitas perairan dan keanekaragama jadi menurun.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2