Melirik Potensi Daun dan Batang Porang yang Mengesankan

Klikhijau.com – Daya tarik porang selama ini hanya berkutat pada umbi dan buahnya saja. Tak ada yang melirik daun dan batangnya. Padahal dua bagian ini memiliki manfaat yang tak terduga dan mengesanka...

Melirik Potensi Daun dan Batang Porang yang Mengesankan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com – Daya tarik porang selama ini hanya berkutat pada umbi dan buahnya saja. Tak ada yang melirik daun dan batangnya. Padahal dua bagian ini memiliki manfaat yang tak terduga dan mengesankan.

Beberapa tahun terakhir porang atau tire memang jadi perbincangan hangat. Potensinya sebagai tanaman ekspor dengan harga menjanjikan jadi daya tarik tersendiri.

Namun, itu tadi daya tariknya hanya berputar pada umbi dan buahnya, baik buah katak maupun esporanya. Khusus buah katak dan espora diburu untuk dijadikan bibit.

Sedangkan umbinya, memiliki turunan produksi yang banyak, baca di SINI.

Tanaman dari famili Araceae (talas-talasan) ini awalnya hanya tanaman liar yang jadi gulma bagi petani, tapi berubah jadi primadona.

Pada nasib porang sesungguhnya kita bisa mengambil pelajaran berharga, jangan terlalu gampang memvonis sesuatu yang tak memiliki nilai, karena kita tak tahu ke depannya seperti apa, bisa saja yang tak memiliki nilai berubah jadi punya nilai yang diburu, porang mengajari kita akan hal tersebut.

Tanaman yang biasa disebut iles-iles ini, juga memberi kita pelajaran untuk berhenti jika sudah waktunya. Jangan paksakan. Porang memiliki masa dorman atau istirahat dari masa pertumbuhannya. Ia tak melampaui batas waktu tumbuhnya

Jika merasa telah cukup masa tumbuhnya. Porang akan tertidur (istirahat)  untuk mempersiapkan dirinya lagi bertumbuh dengan wajah baru yang lebih segar.

Pada tanaman, termasuk porang sesungguhnya memberi kita pelajaran yang berharga tentang arti kehidupan ini. Kehadirannya tak hanya memberikan satu manfaat, tetapi banyak, porang pun memiliki sifat ini

Bisa jadi sayuran

Saat ini banyak orang hanya berfokus memburu umbi dan buahnya saja, dan mengabaikan daunnya, padahal daunnya telah lama dimanfaatkan sebagai sayuran.

Fakta itu saya temukan pada pengakuan Penne’ (56). Lelaki yang memelihara kumisnya itu bercerita panjang perihal daun porang. Saat saya dan ia berjumpa pada suatu malam yang gigil.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2