Warga Patanyamang Belajar Olah Bambu Jadi Kerajinan

Klikhijau.com - Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) terus bina warga sekitar kawasan hutan. Kali ini latih warga Patanyamang olah bambu menjadi kerajinan dan furnitur. Patanyamang ada...

Warga Patanyamang Belajar Olah Bambu Jadi Kerajinan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com - Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) terus bina warga sekitar kawasan hutan. Kali ini latih warga Patanyamang olah bambu menjadi kerajinan dan furnitur.

Patanyamang adalah desa enclave. Enclave berarti perkampungan yang berada di kawasan hutan.

Pagi-pagi sekali warga Desa Patanyamang, Camba, Maros, sudah berkumpul di rumah Nurhidayah, Ketua Kelompok Tani Hutan Patanyamang. Sebanyak 30 anggota kelompok antusias menanti gelaran pelatihan olah bambu.

Kepala Desa Patanyamang, Kepala seksi pengelolaan taman nasional Wilayah II, dan Wakil PLN hadir pada pembukaan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada TLKM Unhas yang telah menginisiasi pelatihan olah bambu ini. Pelatihan ini tergelar berkat kerjasama TN Babul dan PT. PLN Regional Sulawesi. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada warga yang berada di encalave taman nasional," ujar Alias, Kepala Seksi Taman nasional dalam sambutannya.

Keberadaan bambu memang cukup melimpah di desa yang berada di tengah hutan pinus ini. Bambu juga merupakan bagian dari hasil hutan bukan kayu. Di mana memungkinkan dimanfaatkan bagi warga yang bermukim di sekitar kawasan lindung.

Selama dua hari: 27 - 28 Oktober 2019, pelatihan berlangsung di rumah Nurhidayah, sebagai bengkel pengrajin bambu.

Hasilkan beragam karya

Pelatihnya tak tanggung-tanggung, didatangkan jauh-jauh. Adalah Yoyo Budiman, Direktur Akademi Bambu Jawa Barat menjadi mentor membuat souvenir dari bambu.

Tak hanya itu, penyelenggara juga mengundang Rusmin, pengrajin furnitur asal Sleman, Yogyakarta. Rusmin mengajarkan anggota kelompok tani membuat kursi bambu. Ia juga mengajarkan dasar-dasar mengolah bambu.

Kedua pemateri berkolaborasi menularkan ilmu kepada peserta pelatihan. Mulai dari memilih bambu, memotong, merakit, hingga proses akhir.

Peserta begitu antusias mengikuti setiap instruksi dan mempraktikkannya. Hingga akhirnya selama latihan mampu menghasilkan beberapa macam souvenir.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2