Temu Kunci, Rempah Kaya Manfaat, dari Antiperadangan hingga Penambah Gairah

Klikhijau.com - Temu kunci (Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlect.) adalah tanaman rempah asli dari Asia beriklim tropis yang memiliki beberapa khasiat sebagai obat tradisional karena kandungan di da...

Temu Kunci, Rempah Kaya Manfaat, dari Antiperadangan hingga Penambah Gairah
Bacakan Artikel

Thongson et.al (2005) telah meneliti efek antimikroba rempahrempah khas Thailand, khususnya yang berasal dari rimpang dan minyak esensial dari jahe (Zingiber officinale), temu kunci (Boesenbergia pandurata), dan kunyit (Curcuma longa) terhadap Listeria monocytogenes strain 101 dan Salmonella. enteritidis strain DMST 8536 dalam daging dada ayam.

Berdasarkan minyak esensial yang diuji, dilaporkan bahwa konsentrasi 5 % temu kunci menunjukkan efek bakterisidal paling baik terhadap S. enteritidis selama 4 jam, dan memiliki sedikit efek antibakteri terhadap L. monocytogenes.

#Antifungi

Temu kunci juga diketahui memiliki daya antifungi. Jantan et.al (2003) melaporkan bahwa minyak esensial temu kunci efektif menghambat Mucor sp, Aspergillus niger dan A. fumigatus. Mothana dan Lindequist (2005) juga melaporkan bahwa ekstrak kloroform dari Alpinia galanga (L.) Willd.

(Zingiberaceae) dan temu kunci (Boesenbergia pandurata (Robx.) Schltr.) memiliki aktivitas antifungi terhadap Cryptococcus neoformans dan Microsporum gypseum, tetapi menunjukkan aktivitas yang lemah terhadap Candida albicans).

#Antiperadangan

Kandungan pada Panduratin A juga memiliki efek antiperadangan sehingga tubuh tidak rentan mengalami peradangan. Untuk itu, jamu temu kunci sering dikonsumsi untuk meredakan batuk dan mempercepat penyembuhan sariawan.

Di dalam tumbuhan temu kunci, baik rimpang, daun, batang, dan akar terdapat senyawa metabolit sekunder. Senyawa metabolit sekunder merupakan senyawa kimia yang umumnya mempunyai kemampuan bioaktivitas dan berfungsi sebagai pelindung tumbuhan dari gangguan hama dan penyakit.

Senyawa metabolit sekunder dapat diekstrasi dari suatu bahan alam dengan cara mengeringkan bahan alam tersebut dan diekstrasi menggunakan pelarut etanol atau metanol.

#Menyehatkan sistem pencernaan

Jamu temu kunci sering digunakan untuk mengeluarkan gas lambung dalam bentuk kentut. Selain itu, temu kunci juga kerap diberikan pada anak-anak untuk merangsang nafsu makan mereka.

Penelitian lain juga membuktikan bahwa temu kunci dapat membunuh bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini merupakan salah satu penyebab utama terjadinya infeksi lambung.

Selain di Indonesia, negara lain juga banyak yang memanfaatkan temu kunci. Misalnya, di Malaysia, rimpang temu kunci digunakan sebagai obat sakit perut dan campuran jamu untuk ibu yang baru saja melahirkan untuk merangsang keluarnya air susu ibu (ASI).

#Meningkatkan Gairah

Di Thailand, rimpang temu kunci biasa digunakan untuk bumbu masak. Selain itu, tanaman ini telah digunakan untuk obat peningkat gairah (afrodisiak). Afrodisiak adalah zat tertentu yang dapat meningkatkan gairah seksual, salah satunya adalah mengatasi disfungsi ereksi yang terjadi pada pria sehingga memengaruhi tingkat kesuburannya. Selain itu juga dijadikan obat antiinflamasi, kolik, disentri, dan herba penjaga kesehatan tubuh.

Meskipun demikian, manfaat temu kunci tersebut masih harus diteliti lebih lanjut sebelum benar-benar dapat digunakan sebagai obat alternatif pengganti obat kimia.

Cara membuat jamu temu kunci 

Dilansir dari sehatq, rempah ini dapat digunakan sebagai penyedap pada masakan. Namun, juga tidak jarang diolah sebagai jamu yang memiliki aroma khas, menyegarkan, plus kaya khasiat.

Untuk membuat jamunya, Sahabat hijau cukup menyiapkan bahan-bahan sebagai berikut:


  • 1 liter air

  • 4 ruas temu kunci

  • 1 ruas jahe dan kunyit

  • 4 ruas kencur

  • 4 batang serai

  • 1 batang kayu manis

  • 5 lembar daun sirih

  • 250 gram gula jawa

  • 25 gram asam jawa.


Cara membuat:

  • Blender temu kunci, jahe, kunyit, dan kencur

  • Campur semua bahan di panci, kemudian panaskan hingga mendidih

  • Matikan kompor, biarkan dingin, kemudian saring.

  • Jamu temu kunci bisa langsung dikonsumsi. Anda juga bisa memasukkan jamu ke botol tertutup, kemudian menyimpannya di kulkas agar tahan lama.


Meski bermanfaat, ada efek samping yang perlu diwaspadai akibat mengonsumsinya seperti reaksi alergi yang bisa muncul berupa gatal, bentol, dan kemerahan. Segera hentikan konsumsi jamu ini dan berkonsultasi langsung ke dokter.

Itulah pembahasan mengenai rempah kaya manfaat ini, semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2