Simpanse Juga Mengalami Menopause?

Klikhijau.com – Menopause umumnya hanya dialami oleh manusia. Namun, penelitian terbaru menggerus anggapan tersebut. Sebab para peneliti menemukan jika para betina simpanse juga mengalaminya. Temua...

Simpanse Juga Mengalami Menopause?
Bacakan Artikel

Wood juga menambahkan, dalam masyarakat di seluruh dunia, perempuan yang sudah melewati masa subur memainkan peran penting, baik secara ekonomi maupun sebagai penasihat dan pengasuh yang bijaksana.


“Bagaimana sejarah kehidupan manusia berevolusi adalah teka-teki yang menarik sekaligus menantang,” katanya.
Rentan akan penyakit

Sementara itu, rekan penulis Kevin Langergraber, ahli primata di Arizona State University di Tempe  bahwa simpanse ada tantangan tersendiri dalam diri simpanse, yakini sangat rentan terhadap kematian akibat penyakit yang berasal dari manusia dan mereka memiliki sedikit kekebalan alami.

“Para peneliti simpanse, termasuk kami di Ngogo, telah mempelajari selama bertahun-tahun betapa dahsyatnya wabah penyakit ini terhadap populasi simpanse, dan bagaimana mengurangi peluang terjadinya hal tersebut,” katanya.

Langergraber mengatakan pula, pada manusia, fakta bahwa waktu menopause seorang wanita diwariskan menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan sifat adaptif yang telah dipilih selama evolusi, bukan kekhasan biologis yang tidak bermanfaat atau berbahaya. Karena sifatnya yang diwariskan.

“Artinya seleksi bisa memindahkannya jauh di kemudian hari,” katanya.

Menurut para peneliti, penting juga untuk melacak perilaku simpanse yang lebih tua dan mengamati bagaimana mereka berinteraksi dan mempengaruhi anggota kelompok lainnya.

“Untuk memungkinkan pekerjaan seperti itu, penting untuk mendukung penelitian jangka panjang terhadap primata di alam liar,” tutup Wood.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2