Selain Inovasi Teknologi, Inovasi Sosial juga Penting Atasi Krisis Iklim

Klikhijau.com - Baru-baru ini, aksi massal untuk perubahan iklim telah mencapai babak baru. Ribuan pelajar bolos sekolah dan melakukan gerakan bernama Extinction Rebellion (pemberontakan kepunahan)....

Selain Inovasi Teknologi, Inovasi Sosial juga Penting Atasi Krisis Iklim
Bacakan Artikel

Pemerintah AS telah menginvestasikan banyak uang, dengan pertumbuhan lebih dari 50%, untuk laboratorium penelitian dan universitas, sekaligus alokasi untuk teknologi militer.

Perusahaan besar berlomba mendirikan laboratorium untuk litbang. Meningkatkan porsi pendapatan domestik bruto (PDB) menjadi sekitar 2%, seperti di Inggris dan hampir 4% di Korea dan Finlandia.

Hasilnya, mereka berhasil menciptakan teknologi-teknologi baru yang mengubah setiap aspek kehidupan manusia.

Sayangnya, inovasi perangkat keras tidak diimbangi dengan inovasi dalam masyarakat seperti yang terjadi saat ini.

Alat-alat sosial ini sekarang menjadi lebih umum, selain sains dan teknologi.

Semisal, percobaan mencari tahu alasan yang paling berhasil membujuk orang memasang insulasi di atap, menjadi vegetarian, atau beralih dari mengendarai mobil ke sepeda.

Contoh lain, munculnya organisasi sosial baru yang mencoba merancang lingkungan rendah emisi karbon, seperti inisiatif desa ramah lingkungan bernama BEDZed di London.

Presiden Barrack Obama dan Gubernur California, Gavin Newsom telah mendirikan kantor inovasi sosial. Negara-negara seperti Malaysia dan Kanada telah memiliki strategi nasional untuk inovasi sosial.

Carlos Moedas, anggota komisi penelitian Uni Eropa, mengatakan di akhir tahun 2018, bahwa Uni Eropa akan berinvestasi lebih banyak untuk inovasi sosial.

Ini bukan karena trend kata Moedas. Tetapi karena mereka percaya bahwa masa depan inovasi ada pada inovasi sosial.

Perlu dukungan terhadap aksi publik

Pergeseran pemahaman tentang inovasi sosial akan berdampak besar bagi transisi menuju ekonomi tanpa karbon.

Ini berarti adanya dukungan yang besar bagi tempat yang mengubah gaya hidup mereka, seperti Freiburg di Jerman. Freiburg telah melarang dan membatasi penggunaan mobil, juga membangun energi terbarukan ke dalam jaringan kota.

Ini juga berarti muncul eksperimen tentang peran masyarakat. Seperti adanya koperasi energi di Seoul yang mendanai panel surya melalui pinjaman murah.

Jadi, dukungan terhadap ribuan proyek pangan lokal di seluruh dunia juga menurunkan produksi limbah makanan. Selain yang tidak tergantung kepada agribisnis dan bisnis daging.

Ini menunjukkan bahwa mendukung aksi publik, seperti aksi luar biasa Etiopia yang berhasil menanam ratusan juta pohon dalam satu hari, awal tahun ini.

Skala perubahan yang diperlukan dalam beberapa tahun mendatang tidak dapat dicapai hanya dengan kebijakan pemerintah dari atas-ke-bawah atau aksi di lapangan semata. Begitulah pesan utama dari inovasi sosial.

Hal ini akan terlihat dalam perjuangan untuk memenuhi target perjanjian Paris. Inovasi sosial memiliki peran penting dalam memobilisasi masyarakat sebagai mitra dalam upaya mencapai target penurunan emisi.

Kita perlu memusatkan energi untuk hasil pada beberapa abad berikutnya. Perubahan harus dipercepat. Bukan hanya dalam pengaturan fisik, tetapi juga dalam cara kita hidup dan berhubungan satu sama lain.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2