Pasta Bawang Merah Petani Brebes Laris Manis di Timur Tengah

Klikhijau.com - Pasta bawang merah asal Brebes laris manis sebagai produk ekspor hingga ke Timur Tengah. Di tengah Pandemi Covid-19 Petani bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah melakukan sejumlah inov...

Pasta Bawang Merah Petani Brebes Laris Manis di Timur Tengah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pasta bawang merah asal Brebes laris manis sebagai produk ekspor hingga ke Timur Tengah. Di tengah Pandemi Covid-19 Petani bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah melakukan sejumlah inovasi, agar bisnis bawang yang notabene urat nadi kehidupan mereka, bisa tetap bertahan.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan inovasi melalui produk olahan pasta bawang merah. Dan siapa sangka, peminatnya laris manis sampai ke negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi.

Inovasi ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang terus mengarahkan pentingnya inovasi pada komoditas pertanian. Ini adalah strategi jitu untuk mendorong peningkatan  mutu dan kualitas disamping terus menggenjot peningkatan produksinya serta  mekakukan upaya  peningkatan ekspor komoditas pertanian (GraTiEks).

"Rata-rata 10-15 ton setiap bulannya dikirim (ke Arab Saudi),” ujar salah seorang pelaku usaha pasta bawang merah, Dien Dilansir di laman Kementan.

Dia mengatakan ekspor pasta merah ini pertama kali resmi dilaunching pada Desember 2019. Selanjutnya berturut-turut hingga Maret 2020, total yang dikirim sudah mencapai 14 ton.

“Cuma memang karena kendala Covid-19 ini, permintaan terhenti sementara. Terakhir kami ekspor awal April lalu," lanjut Dien menambahkan.


Sangat menjanjikan

Pasta bawang merah  biasanya digunakan sebagai salah satu bumbu makanan. Pasta hasil olahan dan inovasi para petani di Brebes ini bisa bertahan hingga 6 bulan dalam suhu ruang. Sementara jika disimpan dalam ruangan berpendingin bisa sampai setahun.

Berdasar data Kementerian Pertanian, produksi bawang merah Brebes mencapai 290.813 ton per tahun, dengan luas tanam  sekitar 24.783 hektar.

Tingginya produktifitas bawang merah Brebes menjadikan Brebes sebagai penyangga kebutuhan nasional, yakni sebesar 30 persen untuk nasional dan 60 persen untuk Jawa Tengah.

Saat ini harga bawang merah segar relatif masih menarik. Harga di tingkat petani terendah mencapai Rp 21 ribu. Sementara yang teringgi dilego Rp 45 ribu. Adapun harga seperti di Pasar Induk Kramat Jati terpantau berada di kisaran Rp 38 ribu, sedangkan harga eceran tertinggi mencapai Rp 53 ribu.

Kendati ekspor sementara berhenti saat ini, Dien dari Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT. Sinergi Brebes Inovatif memastikan usaha olahan pasta bawang merah tetap berlangsung. Pasalnya permintaan dalam negeri terhadap pasta bawang merah cukup tinggi, yakni 2-3 ton perbulan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2