Pada 5 Bumbu Desa Ini Ada Khasiat Istimewa untuk Daya Tahan Tubuh

Klikhijau.com – Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya rempah-rempah sejak ratusan tahun silam. Di dalamnya ada rempah yang digunakan sebagai bumbu warisan turun temurun. Lebih dikenal dengan isti...

Pada 5 Bumbu Desa Ini Ada Khasiat Istimewa untuk Daya Tahan Tubuh
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya rempah-rempah sejak ratusan tahun silam. Di dalamnya ada rempah yang digunakan sebagai bumbu warisan turun temurun. Lebih dikenal dengan istilah bumbu desa, karena memang berakar dari pedalaman yang lestari.

Pelestarian rempah khas bumbu desa terjaga hingga saat ini karena telah menjadi kebutuhan dasar keluarga. Tidak sekadar menjadi penyedap rasa pada masakan, bumbu desa khas nusantara memang memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Diantaranya adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit dan terserang penyakit.

Research student di Laboratorium Immunology Kanazawa University Jepang, Nur Rahma S. Farm.,  mengatakan, rempah khususnya bumbu-bumbu masakan adalah herbal yang paling aman. “Bumbu masakah sudah menjadi warisan nenek moyang dan kandungannya telah melalui pengujian sehingga paling aman,” dalam tulisannya di Klikhijau, 5 Maret 2020.

Rahma juga menegaskan bahwa kandungan sebagian besar tanaman herbal memang sangat canggih untuk imunitas dan daya tahan tubuh. Hal itu karena adanya kandungan curcumin pada rempah-rempah tersebut yang memang memicu peningkatan imunitas. Wajar saja, bila di tengah isu virus corona, herbal yang mengandung curcumin laris manis di pasaran.

Berikut 5 diantaranya, bumbu desa khas nusantara yang memiliki khasiat meningkatkan daya tahan tubuh yang penting untuk selalu dikonsumsi.



  1. Temulawak



Temulawak adalah tanaman asli Indonesia yang sangat familiar. Nama latinnya Curcuma xanthorrhiza. Temulawak memiliki akar berbentuk umbi yang disebut akar rimpang. Rimpang pada temulawak termasuk yang terbesar diantara semua rimpang genus Curcuma.

Rimpang temulawak mengandung minyak atsiri, pati, protein, kurkuminoid, lemak, selulosa dan mineral. Zat penting lainnya yang terdapat pada rimpang temulawak adalah Germakron yang bermanfaat sebagai antiradang dan dapat menghambat pembengkakan. P-toluilmetillkarbonal dan seskuiterpen d-kamper, sebuah zat yang dapat meningkatkan produksi empedu. Serta Tumeron, yang bermanfaat sebagai antimikroba.

Curcuma xanthorrhiza dipercaya sejak dahulu sebagai tanaman obat alami. Di samping sebagai penyedap makanan dan minuman yang baik bagi kesehatan. Temulawak dapat mengatasi masalah pencernaan serta membantu metabolisme makanan dalam tubuh.

Kandungan senyawa anti jamur yang ada pada temulawak juga ampuh melawan bakteri dan jamur golongan dermatofita. Oleh banyak orang, temulawak juga dikonsumsi untuk melindungi hati dari hepatotoksin, seperti karbon tetraklorida dan acetaminophen.



  1. Serai



Serai sangat familiar di Indonesia. Nama latinnya Cymbopogon citratus. Selain mudah tumbuh dan beradaptasi di semua iklim dan daerah, serai dijadikan bumbu utama beragam masakan. Serai selalu tersedia di pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan rempah dapur keluarga.

Serei termasuk tumbuhan yang tergolong suku rerumputan yang daunnya mengeluarkan aroma khas penyedap masakan. Pada aromanya inilah terdapat zat aktif yakni minyak atsiri yang banyak diolah untuk obat-obatan. Minyak atsiri dalam serei juga kaya dengan senyawa terpinol, sitronelol dan sitrat, a-pinen.

Sejumlah penelitian mengungkap, daun serei mengandung vitamin B, kalium, magnesium, dan zat besi. Selain itu, serei juga mengandung elemol, geranial, kamfen, felandren beta, limonen dan lainnya. Dengan kandungan yang kaya tersebut, serei memiliki khasiat herbal yang sangat istimewa antara lain sebagai penangkal radikal bebas, anti bakteri, dan dapat mengontrol tekanan darah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2