Menyorot 6 Ulah Manusia Penyebab Udara Kotor dan Cara Mengatasinya

Klikhijau.com –  Udara yang kotor sudah mulai meresahkan. Karena yang  kita hirup adalah udara yang tidak  lagi murni alias bersih. Dampaknya pun mulai menimpa manusia dan makhluk lainnya. Kecerdas...

Menyorot 6 Ulah Manusia Penyebab Udara Kotor dan Cara Mengatasinya
Bacakan Artikel

Apa yang dihasilkan oleh industri itu, jadi penyebab terjadinya kekotoran udara.


Pembakaran sampah dan penumpukan sampah, baik di Tempat Pemroresan Akhir (TPA) maupun di pinggir jalan dan saluran air, jika membusuk akan menghasilkan gas metana yang  dapat mengotori udara.

Selain itu, jika sampah dibakar akan menghasilkan pula gas beracun yang beterbangan dan mencemari pula udara yang dihirup.



  • Karhutla



Hutan yang terbakar akan menyebabkan asap tebal yang hitam. Ini selain mengganggu pernapasan dan kesehatan, juga jadi dapat menyebabkan udara kotor.

Kenapa kebakaran hutan harus masuk ke dalam ulah manusia, itu karena dominan kebakaran hutan banyak disebabkan oleh manusia.

Hal tersebut diaku   Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Alue Dohong, bahwa  hampir 99% kebakaran hutan dan lahan  sebetulnya disebabkan oleh antropogenik istilahnya, oleh manusia. Dan karhutla yang disebabkan oleh alam itu hanya satu persen.

Cara mengatasi pencemaran udara

Karena manusia adalah makhluk yang selalu mencari solusi bagi setiap permasalahan. Maka pencemaran udara atau udara yang kotor yang disebabkan olehnya pun harus dicarikan solusinya.

Untuk mencari solusi, maka harus ditemukan dulu penyebabnya. Karena itu, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk mengatasi  udara yang kotor:



  • Menanam tanaman



Tanaman adalah salah satu media yang bisa menyerap polutan, di antaranya lidah mertua, krisan, lili, pakis, dracaena, lidah buaya, bambu, sirih gading, sri rejeki, dan spider plant.

Tanaman-tanaman tersebut diyakini mampu mengatasi udara kotor di sekita kita.



  • Berhenti merokok



Langkah selanjutnya yang bisa diterapkan adalah dengan berhenti merokok. Karena rokok termasuk salah satu sumber yang bisa mengotori udara yang kita hirup sehari-hari.


  • Mengurangi aktivitas berkendara



Aktivitas berkendara berbahan bakar bensin dan sebagainya sebaiknya dikurangi, diganti dengan aktivitas berjalan kaki atau bersepeda.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah memilih menggunakan kendaraan umum atau kendaraan yang lebih ramah lingkungan, semisal becak.



  • Hindari membakar sampah



Pembakaran sampah bukan hanya menghasilkan udara yang kotor, tetapi juga bisa menyebabkan berbagai penyakit “hijrah” ke dalam tubuh.

Karena itulah ada baiknya tidak membakar sampah. Sudah saatnya sampah diubah menjadi rupiah melalui bank sampah atau didaur ulang.



  • Habiskan makanan



Sampah makanan atau makanan sisa akan membusuk dan melahirkan gas metana yang bisa mengotori udara. Karenanya ada baiknya menghabiskan makanan jika sedang makan atau mengolahnya menjadi pupuk kompos.


  • Jaga hutan



Menjaga hutan agar tidak terbakar adalah langkah paling bijak untuk melestarikan bumi dan menghindarkannya dari udara kotor.

Kebakaran hutan dan lahan sangat berisiko terhadap kesehatan dan mencemari udara. Karenanya perlu untuk bersama-sama menjaganya.



  • Kurangi penggunaan listrik



Kulkas dan AC menjadi salah satu penyebab kotornya udara, khususnya di daerah perkotaan.  Dengan mengurangi penggunaan listrik pada alat rumah tangga, bisa jadi sumbangsih untuk menghasilkan udara yang bersih.

Hmmmm...

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2