Menilik Khasiat Pulasari sebagai Penyembuh Beragam Penyakit

Klikhijau.com – Pulasari atau Alyxia reinwardtii merupakan tanaman semak, merambat. Batangnya berkayu bulat, bercabang dengan warna hijau yang memiliki wangi tertentu dan rasanya pahit. Tanaman ini...

Menilik Khasiat Pulasari sebagai Penyembuh Beragam Penyakit
Bacakan Artikel

Untuk mengatasi sariawan, demam, dan keputihan, yang perlu dilakukan hanyalah merebus kulit batang pulasari secukupnya dengan air mendidih.

Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini dapat menghasilkan ekstrak yang mengandung etanol. Kandungannya itu dapat bermanfaat sebagai antibakteri untuk melawan S. aureus dan E. coli.

Pulasari juga  mengandung pinoresinol, kumarin, minyak atsiri, asam organik, alkaloid, triterpen, zat samak, dan polifenol, serta zat pahit (andrografin, andrografolid) dan panikulin (Heyne, 1987).  Kulitnya mengandung alkaloid, saponin, minyak atsiri, triterpen, asam organik dan polifenol (Mursito, 2000).

Kandungan minyak atsiri dan flavonoidanya berkhasiat menyembuhkan radang. Alkaloid tertentu bahkan mempunyai kemampuan mengurangi rasa nyeri dan bersifat sebagai penenang.

Saponin digunakan untuk menekan edema atau pembengkakan karena penumpukan cairan, juga memiliki sifat anti inflamasi dan memperkuat dinding pembuluh darah. Ia dapat mempengaruhi tahap inflamasi (peradangan) dengan menutup kapiler yang bocor dengan mengurangi diameternya. Saponin menghambat kerja enzim lisosom yang merusak dinding pembuluh darah

Saponin menghambat kerja enzim lisosom yang merusak dinding pembuluh kapiler, sehingga menghambat terjadinya kebocoran (penyebab varises) (Anonim,
2005).

Klasifikasi ilmiah


  • Kerajaan: Plantae

  • (tanpa takson): Angiospermae

  • (tanpa takson): Eudikotil

  • (tanpa takson): Asteridae

  • Ordo: Gentianales

  • Famili: Apocynaceae

  • Subfamili: Rauvolfioideae

  • Bangsa: Alyxieae

  • Genus: Alyxia

  • Spesies: A. stellata

 Khasiat, kegunaan, dan keamanan

Tanaman ini  banyak digunakan untuk mengobati sariawan, merangsang nafsu makan, mengobati batuk, mulas, kencing nanah, demam pada anak, kram usus (kulit), keluar darah memancar, sakit maag , tidak ada periode menstruasi dan keputihan (Sudarman, Harsono, 1985).

Pulasari umumnya digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit dan terdiri dari bahan tunggal dan campuran bahan herbal. Secara empiris pulasari digunakan untuk mengobati disentri dan diare (Sundari, 2001).

Tanaman ini juga ditemukan dalam komponen obat batuk tradisional dan obat herbal untuk asma, penyakit kuning, radang hati dan radang rahim (Sulistyo, 2000). Kulit kayubya digunakan untuk menurunkan demam, obat batuk, pusing dan disentri.

Korteks tanaman ini sudah lama digunakan oleh nenek moyang kita, sebagai komponen jamu anti-asma. Meski begitu data ilmiah yang menyebutkan bahwa khasiatnya sebagai obat asma masih sangat kurang (Mursito, 2000).

Dan hingga saat ini belum ditemukan literatur yang membahas khusus terkait kontraindikasi dan efek samping penggunaan kulitnya sebagai obat herbal.

Jadi,  untuk mencegah hal yang tidak dinginkan, sebaiknya ibu hamil dan menyusui tidak meminum ramuan dari pulasari.

Begitu pun dengan anak-anak, ada baiknya tidak mengonsumsi ramuan dengan dosis yang berlebihan sebelum berkonsultasi dengan dokter atau herbalis.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2