Mencari Sudut Pandang Baru, Hidupkan Media Sosial KLHK

Klikhijau.com - Bertempat di Amaruba Hotel and Resort, Bogor, Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) gelar pelatihan bagi admin media sosial. Admin media sosial dari berbagai uni...

Mencari Sudut Pandang Baru, Hidupkan Media Sosial KLHK
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Bertempat di Amaruba Hotel and Resort, Bogor, Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) gelar pelatihan bagi admin media sosial. Admin media sosial dari berbagai unit pelaksana teknis se-nusantara.

Pelatihan bagi kreator konten ini berlangsung tiga hari: 18 - 20 Mei 2022. Sebanyak 40 peserta antusias menyimak materi dari narasumber.

Panitia pelaksana menghadirkan tiga narsumber profesional. Menghadirkan Didi Kaspi Kasim, Editor in Chief  National Geographic Indonesia; Riza Marlon, Fotoragrafer Satwa Liar; dan Iwan Setiyawan, Editor Foto Kompas.

Kepala Biro Humas KLHK berkesempatan membuka pelatihan. “Peningkatan kapasitas media sosial ini adalah agenda rutin kami. Kami berharap teman-teman admin media sosial menjadi pengantar narasi posistif bagi khalayak,” pungkas Nunu Anugrah, S.Hut., M.Sc., Kepala Biro Humas KLHK.

Didi Kasim saat memberikan materinya, bercerita banyak perihal tempat ia mengabdi. Bercerita, begitu cepat perubahan terjadi. Perubahan mengikuti keinginan pasar agar tetap mampu bertahan. Bertahan di tengah arus transformasi informasi yang terkadang tak terprediksi.

“Tak ada konten yang turun dari langit. Segalanya perlu kita rencanakan,” terang Didi Kaspi Kasim, Eiditor in Chief National Geographic indonesia.

Didi Kasim, sapaannya, terlebih dahulu membenamkan kepada peserta perihal sejarah jurnalisme. Ia kemudian mulai masuk ke “narrative journalism”.

Pada akhirnya bermuara pada kemampuan menyampaikan pesan melalui storytelling. Storytelling yang berarti kemampuan untuk bercerita layaknya dongeng. Bercerita dengan menggugah pembacanya.

“Kami di Natgeo percaya bahwa dengan kekuatan ilmu pengetahuan, eksplorasi, dan kemampuan bercerita akan membawa perubahan besar,” tambahnya.

Didi Kasim juga berbagi tips membuat “cerita berdampak”. Membeberkan prosesnya. Memulainya dengan riset sebelum terjun ke lapangan. Selanjutnya mencari sudut pandang yang menarik, hingga mengumpulkan data informasi sebanyak-banyaknya. Memerhatikan hal-hal kecil dengan segala indra untuk memperkaya cerita kelak.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2