Memetik Manfaat Zero Waste Lifestyle dan Cara Mudah Memulainya

Klikhijau.com - Zero waste lifestyle telah menjadi tren baru yang berpihak pada lingkungan. Zero waste sendiri adalah upaya yang lakukan untuk hidup nol sampah atau tanpa sampah. Melalui zero waste...

Memetik Manfaat  Zero Waste Lifestyle dan Cara Mudah Memulainya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Zero waste lifestyle telah menjadi tren baru yang berpihak pada lingkungan. Zero waste sendiri adalah upaya yang lakukan untuk hidup nol sampah atau tanpa sampah.

Melalui zero waste, maka seseorang akan terdorong  untuk menerapkan  gaya hidup yang bijak, khususnya dalam mengonsumsi dan memakismalkan sumber daya dan produk bisa dimanfaatkan  kembali.

Zero waste berperan pula mendorong kita agar mengambil langkah seribu (menjauh) dari penggunaan plastik sekali pakai (PSP).

Bea Johnson dari  Zero Waste Home mempopulerkan 6 R untuk menerapkan zero waste, yakni rethink, refuse, reduce, reuse, recycle, rot atau di dalam bahasa indonesia “menolak, mengurangi, menggunakan kembali, daur ulang, membusukkan.

Ke 6 R itulah yang jadi pedoman dalam menerapkan zero waste lifestyle atau gaya hidup tanpa sampah.

Namun, jangan salah kaprah dulu, gaya hidup zero waste sebenarnya tidak benar-benar hidup tanpa sampah. Sebab semua orang akan menghasilkan sampah.

Namun, zero waste lifestyle dalam penerapannya adalah sebuah upaya meminimalkan penggunaan sesuatu yang berpotensi menghasilkan sampah dan karbon.

Dengan adanya pola pikir yang tumbuh dan terbangun tentang meminimalkan sampah, secara otomatis akan membuat kita lebih mawas diri dan tidak bablas dalam mengonsumsi sesuatu.

Untuk menerapkan zero waste lifestyle dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya tidak terlalu rumit, bisa diawali dengan langkah berikut:



  • Menerapkan diet plastik PSP



Menerapkan hidup dengan diet plastik sekali pakai (PSP) sesungguhnya tidaklah merugikan. Karena banyak bahan lain yang bisa digunakan selain PSP tersebut.

Diet penggunaan PSP ini telah diterapkan oleh sejumlah pusat perbelanjaan, bahkan ada beberapa daerah di Indonesia telah melarang penggunaannya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2