Melihat Dunia yang Lebih “Modern”di Masa Lalu Melalui Jamur Berusia 1 Miliar Tahun

Klikhijau.com – Pernahkah kamu bayangkan ada jamur yang telah berusia satu miliar tahun? Bagaimana bentuknya kini dan bagaimana besarnya? Pertanyaan itu juga berkelindan di kepala saya. Jamur semac...

Melihat Dunia yang Lebih “Modern”di Masa Lalu Melalui Jamur Berusia 1 Miliar Tahun
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com – Pernahkah kamu bayangkan ada jamur yang telah berusia satu miliar tahun? Bagaimana bentuknya kini dan bagaimana besarnya? Pertanyaan itu juga berkelindan di kepala saya.

Jamur semacam itu ternyata benar adanya. Tapi, jamur yang telah berubah menjadi fosil, bukan jamur hidup. Hal itu diungkap para ilmuwan beberapa waktu lalu. Mereka menemukan fosilnya dari masa lalu—usianya satu miliar tahun silam.

Tentu saja penemuan itu mengejutkan dunia sains. Jamur tersebut diklaim sebagai yang paling tua di muka bumi ini.

Penemuan itu sekaligus dapat membentuk  kembali pemahaman kita tentang bagaimana kehidupan di darat berevolusi.

Pada 23 Mei 2019, Muflika Nur Fuaddah menulis di Nationalgeographic.co.id, bahwa sebelum penemuan tersebut, seperti dilansir Phys.org, para ilmuwan selama beberapa dekade meyakini jamur paling awal diperkirakan muncul di bumi sekitar setengah miliar tahun silam.

Namun, anggapan itu dipatahkan oleh  penemuan spesimen fosil yang digali di Kanada. Dianalilis menggunakan teknologi penanggalan terbaru tampaknya meruntuhkan teori sebelumnya.

Seorang mahasiswa PhD dari University of Liege, Belgia, Corentin Loron dan rekannya memeriksa mikrofosil untuk menentukan komposisi kimia selnya. Dan yang mengejutkan mereka menemukan adanya kandungan chitin, yakni zat berserat yang terbentuk di dinding selnya.

Setelah itu, mereka meneliti usia batu tempat fosil ditemukan dengan perbandingan unsur-unsur radioaktifnya. Mereka kemudian menyimpulkan, mikrofosil tersebut berusia antara 900 juta hingga satu miliar tahun.

Loron mengatakan temuan itu penting karena di "pohon kehidupan," jamur adalah bagian dari kelompok organisme yang sama sebagai tanaman dan hewan.

"Berarti jika jamur sudah ada sekitar 900-1000 juta tahun yang lalu, maka seharusnya hewan juga," katanya kepada AFP.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2