Kisah BSU Hoki dan Pertamina Ubah Paradigma Masyarakat tentang Sampah

Klikhijau.com –  Siang di tanggal 13 November 2021, setelah salat Jumat saya janji temu dengan  perwakilan anggota Kelompok Bank Sampah Unit (BSU) Hoki. Bank Sampah ini berada di Kecamatan Ujung Tanah...

Kisah BSU Hoki dan Pertamina Ubah Paradigma Masyarakat  tentang Sampah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Siang di tanggal 13 November 2021, setelah salat Jumat saya janji temu dengan  perwakilan anggota Kelompok Bank Sampah Unit (BSU) Hoki. Bank Sampah ini berada di Kecamatan Ujung Tanah, Kelurahan Tamalabba, Kota Makassar.

Saat matahari sedang tinggi-tingginya. Dengan berbekal gawai dan bantuan google maps saya  akhirnya  bisa berjumpa dengan Hj. Nani Dg Sungguh di kediamannya yang berada tidak jauh dari BSU Hoki.

Ketika berjumpa, meski pertama kalinya, kami merasa akrab. Kami  berdiskusi santai di sebuah lorong yang hanya berukuran satu meter setengah.

Nani bercerita panjang perihal masyarakat di tempatnya bermukim, yang kepeduliannya terhadap lingkungan masih kurang— itu menjadi keresahannya.

Berawal dari keresahan itulah, ide untuk melakukan sesuatu tumbuh di pikirannya. Kondisi lingkungan yang jorok tidak bisa  dibiarkan  terus berlanjut.

Ia berpikir harus ada yang melakukan langkah kecil untuk sebuah perubahan besar. Karena jika tidak demikian, maka kebersihan lingkungan sulit diwujudkan. Maka mulailah Hj. Nani melakukan pergerakan bersama rekan-rekan yang berjumlah 10 orang. Mereka mendirikan Bank Sampah pada tahun 2014 lalu.

"Kita mulai rintis 2014 di akhir September, tapi diresmikan oleh Wakil Walikota Makassar, yang  saat itu masih dijabat oleh Syamsu Rizal (Deng Ical)  pada tahun 2015. Saya mau melihat kebersihan lingkungan. Itulah yang mendasari saya ingin membentuk Bank Sampah,” ujarnya.

Hj. Nani akui, pertama yang didirikan adalah kelompok daur ulang, namun setelah ada pengurus dari Yayasan Peduli Negeri (YPN) datang ke lokasi daur ulang yang didirikannya. Akhirnya kelompok daur ulang itu menjadi Bank Sampah.

Ketika resmi menjadi Bank Sampah, fasilitas pertama yang diterima dari YPN adalah karung dan timbangan. Karung tujuannya untuk menampung, dan timbangan untuk menimbang sampah dari masyarakat.

Pada awal dirintis tahun 2014 lalu, Bank Sampah ini mengambil lokasi di bekas warung makan coto.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2