Daun Bidara Laut, Tanaman Herbal dengan Manfaat Antioksidan Tinggi

Klikhijau.com – Daun bidara laut (Strychnos lucida), satu tumbuhan herbal dari famili Loganiaceae. Tanaman ini paling banyak dikembangkan sebagai antioksidan alami. Bidara laut memiliki ragam nama,...

Daun Bidara Laut, Tanaman Herbal dengan Manfaat Antioksidan Tinggi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Daun bidara laut (Strychnos lucida), satu tumbuhan herbal dari famili Loganiaceae. Tanaman ini paling banyak dikembangkan sebagai antioksidan alami.

Bidara laut memiliki ragam nama, di beberapa daerah di Sumatera, akrab dinamai bidara putih, bidara pahit, dan kayu ular. Sementara di Jawa, tumbuhan ini disebut dara putih dan dara gunung.

Di Madura, ada yang menyebutnya bidara gunung, sebagian lagi menyebutnya buin dan songga. Orang Bugis menyebutnya aju mapai atau bidara mapai. Sedangkan orang Bima menyebutnya kayu songga.

Kandungan alami bidara Laut dapat dikembangkan sebagai bahan obat seperti antioksidan.

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menangkal atau meredam dampak negatif oksidan dalam tubuh.

Belum lama ini, kami meneliti aktivitas dari fraksi daun bidara laut dengan menggunakan metode Nitirt Oksida (NO).

Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa nilai IC50 fraksi n-heksan sebesar  457,95 µg/mL, nilai IC50 fraksi etil asetat sebesar  68,266 µg/mL, dan nilai IC50 fraksi air-etanol sebesar 64,812 µg/mL.

Serta nilai IC50 kontrol positif kuarsetin sebesar 9,544 µg/ml. Hal ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dan fraksi air-etanol memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.

Masyarakat di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak lama telah menggunakan tanaman ini sebagai obat alami.

Daun bidara laut sebagai antioksidan

Bidara laut secara tradisional digunakan untuk mengobati beberapa penyakit diantaranya malaria, demam, penyakit kulit, bisul serta pembersih jerawat (Yusiana, 2018).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2