Dalam Setahun, Peneliti Temukan Lebih dari 200 Spesies Air Tawar Baru

Klikhijau.com – Setiap tahun para peneliti akan melakukan penelitian. Mereka biasanya menemukan ratusan spesies air tawar. Namun, pada tahun 2021 menjadi tahun dengan penemuan spesies air tawar bar...

Dalam Setahun, Peneliti Temukan Lebih dari 200 Spesies Air Tawar Baru
Bacakan Artikel

Sementara itu, Manajer Program Konservasi Shoal, Harmony Patricio mengatakan bahwa tahun 2021 adalah tahun yang menarik, karena banyak ditemukan spesies ikan air tawar.

“Sangat menarik bahwa lebih dari 200 spesies ikan air tawar baru dapat dideskripsikan hanya dalam satu tahun,” kata Harmony Patricio, manajer program konservasi Shoal, seperti dilansir dari Ecowatch.

“Anda mungkin melihat tingkat penemuan baru untuk organisme seperti tanaman atau serangga, tetapi tidak untuk vertebrata. Artinya, masih ada ratusan dan ratusan lagi ikan air tawar di dunia yang belum diketahui para ilmuwan. Juga, banyak spesies yang baru dideskripsikan memiliki sifat yang cukup unik dan tak terduga,” tambahnya.

Hal menarik yang dialami oleh para  peneliti adalah mereka rata-rata menemukan  empat ikan air tawar per minggu pada tahun 2021.

Selain adalah Wolverine pleco, ada dua spesies lain yang jadi sorotan, yakni Parosphromenus juelinae dan Parosphromenus kishii yang cantik.

Kedua  spesies ikan tersebut menyerupai batu permata dengan sisiknya yang berwarna-warni dan berkilauan.

Hal menggembirakan lagi, karena keduanya ditemukan ditemukan di Indonesia. Namun, sayangnya dalam laporan Shoal, para peneliti menyerukan agar kedua ikan itu terdaftar sebagai Sangat Terancam Punah.

Menawarkan banyak informasi

Sementara spesies yang  ditemukan di Mumbai, yakni ikan Mumbai Blind Eel ( Rakthamichthys mumba ) terbilang unik, karena ditemukan di dasar sumur sedalam 40 kaki di properti sebuah sekolah untuk anak-anak. Ikan tersebut tidak memiliki mata, sisik atau sirip.

Penemuan ini membantu memberikan wawasan tentang sejarah. Khususnya ketika para peneliti menghubungkan spesies yang baru ditemukan dengan nenek moyang mereka.

Penemuan itu juga menawarkan lebih banyak informasi tentang cara melestarikan spesies air tawar ini.

“Di Zaman Kepunahan ini, ekosistem air tawarlah yang menjadi ujung tajam dari irisan itu. Dengan segudang ancaman termasuk bendungan, polusi, penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan, dan spesies invasif, sekitar 1 dari 3 spesies ikan air tawar terancam punah,” laporan tersebut menyimpulkan,” ujar Patricio

Patricio  juga mengungkapkan, “Shoal mengumpulkan spesies ikan air tawar yang baru ditemukan. Tujuannya untuk membantu meningkatkan kesadaran dan meningkatkan peluang konservasi keanekaragaman hayati air tawar. Agar bisa menerima dana yang sangat dibutuhkan sebelum terlambat,” tegasnya.

Penemuan itu menjadi kabar baik bagi dunia fauna, khususnya spesies air tawar. Dan juga jadi bukti alam masih menyimpan banyak misteri yang belum terungkap.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2