Banyak Berinteraksi dengan Alam, Resep Terbaik Agar Tetap Waras

Klikhijau.com - Awal-awal pandemi virus corona menyerbu Indonesia. Saya mengalami kecemasan yang cukup tinggi. Apalagi jika tinggal di rumah dengan serbuan berita yang cukup masif. Buku dan film ya...

Banyak Berinteraksi dengan Alam, Resep Terbaik Agar Tetap Waras
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com - Awal-awal pandemi virus corona menyerbu Indonesia. Saya mengalami kecemasan yang cukup tinggi. Apalagi jika tinggal di rumah dengan serbuan berita yang cukup masif.

Buku dan film yang selama ini biasa menjadi pelarian saya dari rasa cemas tak mempan. Beruntunglah saya berada di kampung, sehingga punya akses yang cukup luas ke kebun. Menikmati alam terbuka.

Berada di kebun membuat saya merasa lebih nyaman dan pikiran lebih tenang. Saya merasakan bukti bahwa berada di alam terbuka berdampak positif bagi kesehatan mental dan melerai cemas. Kenapa demikian?

Pertanyaan itu dijawab sederhana oleh Direktur Medis di Thriva, Dr Vishal Shah, katanya ketenangan yang kita dapatkan ketika berinteraksi dengan alam terjadi karena manusia sebetulnya terhubung dengan keinginan untuk berada di sekitar benda-benda hidup.

Sebenarnya secara alami kita diprogram untuk menghabiskan waktu di alam. Faktanya, ada istilah "biofilia" yang digunakan untuk menggambarkan dorongan bawaan kita untuk terhubung dengan alam dan makhluk hidup.

Biofilia adalah suatu hipotesis yang dikemukan oleh seorang ahli biologi bernama Edward O.Wilson pada tahun 1984. Wilson mengemukakan bahwa sesungguhnya secara bawaan lahir manusia memiliki kecenderungan yang sangat kuat untuk berhubungan dengan alam atau lingkungan alaminya.

Pada pemahaman yang lebih sederhana konsep biofilia ini yang menyebabkan manusia menjadi senang atau setidaknya merasa rileks ketika melihat tumbuhan dan hewan serta kombinasi keduanya.

Resep bagi pasien depresi

Alam dan manusia menjadi satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan, karena itu pula banyak dokter menjadikan resep berada di alam terbuka bagi pasien dengan gangguan kecemasan dan depresi.

"Menghabiskan waktu di alam kerap dikaitkan dengan penurunan tingkat stres, penurunan tekanan darah, penurunan gejala kecemasan dan depresi, kualitas tidur yang lebih baik, dan daya tahan tubuh yang lebih kuat," ungka Dr Vishal Shah,

Iya, berada di alam terbuka memang membuat perasaan lebih santai. Namun, harus pula disadari tidak semua orang memiliki kesempatan berada di alam terbuka. Tidak semua orang pula yang bisa lari ke kebun saat terserang cemas dan depresi untuk menenangkan jiwanya.

Apalagi sekarang ini, kita sedang berada pada masa pandemi virus corona. Ruang gerak kita terbatas untuk sekadar keluar rumah berinteraksi dengan alam. Justru di saat seperti sekarang ini, kita akan menyadari bahwa berinteraksi dengan alam sangat penting bagi kesehatan mental kita. Karenanya alam harus dijaga.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2