Agar Tak Kecolongan Biodiversitas Dicuri Peneliti Asing, KLHK Ambil Langkah Tegas
Klikhijau.com - Indonesia memiliki kekayaan genetik dan keanekaragaman hayati, karenanya untuk menjaga dan mengantisipasi pengambilan atau pencurian maupun pengrusakan, Kementerian Lingkungan Hidup da...
Klikhijau.com - Indonesia memiliki kekayaan genetik dan keanekaragaman hayati, karenanya untuk menjaga dan mengantisipasi pengambilan atau pencurian maupun pengrusakan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengambil langkah tegas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Leuser Jefry Susyafrianto dalam diskusi daring yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dari Jakarta, hari Kamis lalu mengatakan, "Ada aturan terkait dengan peneliti asing. Itu kita terapkan dan memang bisa diambil dengan sampel tertentu. Memang harus ketat."
Selain itu, kata Jefry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK itu, penegakan hukum dan peningkatan kapasitas petugas untuk memastikan ketaatan para peneliti.
Dilansir dari Antara, untuk menjamin tidak ada tindakan pencurian biodiversitas yang dimiliki oleh Indonesia, lanjut dia, KLHK bekerja sama dengan kepolisian wilayah tempat penelitian dilakukan dengan menginformasikan keberadaan peneliti yang melakukan studi di wilayah tersebut.